Begini Kondisi Langit Jakarta Sebelum dan Sesudah Lebaran

, , ,

Terlihat Beda! Begini Kondisi Langit Jakarta Sebelum dan Sesudah Lebaran! Penyebabnya Diduga Karena Polusi!

Begini Kondisi Langit Jakarta Sebelum dan Sesudah Lebaran

Utnews.net – Baru-baru ini beredar sebuah kolase foto yang memperlihatkan langit dari ibu kota Jakarta yang sudah menjadi viral di media sosial. Banyak orang yang sudah membagikan foto tersebut ke tautan mereka masing-masing. Namun akan tetapi sebenarnya foto ini pertama kali diunggah oleh akun miliki Amadeus Pribowo di akun Facebooknya. Amadeus Pribowo pertama kali mengunggahnya pada tanggal 27 Juli 2017.

Baca Juga : Bikin Salut, Anak Ini Buktikan Suku Pedalaman Juga Bisa Lulus Kuliah ! Dan Wisuda Pakai Cawat Tradisional Filipina ! Lihat Videonya !

Dan hingga sekarang ini postingannya sudah dibagikan lebih dari 5.000 kali, dan mendapatkan like lebih dari 1.400. Foto tersebut memperlihatkan tentang perbedaan yang begitu jelas dair langit Jakarta. Dimana menurut penjelasaannya foto tersebut diambilnya dari tempat yang sala namun didalam hari yang berbeda, secara berurutan. Mulai dari tangal 24 Juni 2017 hingga tanggal 27 Juni 2017.

Baca Juga : Ayah Ini Ajak Bayi Perempuannya Untuk Terbiasa Main Di Liang Kubur, Banyak Netizen Yang Mempertanyakan Alasannya ! Lihat Videonya !

Yang mana hari-hari ini ialah hari sebelum dan sesudah lebaran. Didalam foto yang dia unggah tersebut, Amadeus Pribowo juga sempat menuliskan caption sebagai berikut.

“This is what happens to the sky of Jakarta before, during, and after Lebaran when most of the city’s inhabitants are on vacation.”

Baca Juga : Ayah Ini Biarkan Sang Anak Mengamuk Di Tempat Umum, Dan Lihat Alasannya, Bikin Salut !

“Inilah yang terjadi pada langit Jakarta sebelum, selama, dan setelah Lebaran saat sebagian besar penduduk kota sedang berlibur.”

Begini Kondisi Langit Jakarta Sebelum dan Sesudah Lebaran

Dan tampak jelas pada tanggal 24 Juni 2017, langit dari kota Jakarta dipenuhi oleh asap atau kabut putih.

Namun kemudian pada tanggal 25 Juni 2017, disaat hari raya Idul Fitri, langit terlihat agar cerah dan kebiruan. Lalu selanjutnya pada tanggal 26 Juni 2017, langit kota Jakarta tampak lebih cerag, tidak ada kabut atau bahkan asap putih disana.

Amadeus Pribowo juga membenarkan bahwa foto yang dia ambil dari apartemen miliknya itu diprotret dalam jam dan waktu yang sama.

“Yes. Sekitar jam 8 pagi setiap harinya,” Jelas Amadeus Pribowo.

Dan menurut beberapa dari para netizen mengungkapkan bahwa ini terjadi diduga karena tingkat dari polusi udara yang ada di Jakarta.

Begini Kondisi Langit Jakarta Sebelum dan Sesudah Lebaran

Tanggapan Netizen

Disaat sebelum para penduduk Jakarta mudik tingkat polusi sangatlah tinggi, jadi cuaca dan juga langit yang ada disana tampak berkabut dan juga penuh dengan asap warna putih. Setelah banyak orang Jakarta yang mudik, langit mulai terlihat cerah. Berikut adalah beberapa komentar dari para nertizen :

“Wah gila, jadi kabut yang ada itu hasil polusi kendaraan? wajar sih emng volume kendaraan di sono udh pada berkurang sementara karena mudik wwww” tulis Haitami Anwari.

“Gua sebagai orang Jakarta asli bisa dibilang ini bener , pada saat h – 3 sampai 0. Cuaca masih butek. Terlihat jelas kok.”

“Jalan dari arah Tebet ke sana tuh dah bisa dilihat. Atau dari arah Cawang atas ke Pancoran. Sedangkan tadi saya melintas dari arah Tebet kesana tuh cerah bangat. Memang berkurang nya kendaraan mempengaruhi keadaan langit dan polusi.”

“Alhamdulillah merasakan Jakarta lenggang sejenak. Tapi tidak menyalahkan orang yang mudik juga, saya terima kasih juga karena telah menghidupkan kota Jakarta.”

“Saya hanya mengingatkan Jakarta apabila kau mencari rezeki di Jakarta .jaga juga ya,,,kotanya . Ga masalah mo cari duit dijakarta abisin di luar Jakarta GPL gua mah.. yang menting. Jakarta cerah no poluti impian semua orang,” tulis Fiqriansyah Hasbi.

Namun ada pula yang meragukan keaslian foto tersebut.

“Kyak gini dipercaya punya data jam waktu pengambilan gambar ny ngga harus ny juga d cantumkan” tulis Dicky Arjuna.

“Percaya ndak percaya sih wong tagline waktunya ndak ada jangan jangan ni hoax” tulis Ahmad Dzulfikri Halimi.

Bagaimana menurutmu ?

Sumber : Style.tribunnews.com