Tak Mampu Bayar Ambulans, Pria Ini Bawa Jasad Keponakannya Dengan Sepeda

, ,

Sedih, Karena Tak Mampu Bayar Ambulans, Pria Ini Bawa Jasad Keponakannya Dengan Sepeda !

Karena Tak Mampu Bayar Ambulans, Pria Ini Bawa Jasad Keponakannya Dengan Sepeda

Utnews.net – Semua orang yang dilahirkan didunia ini memanglah tidak selalu berasal dari keluarga yang berada. Bahkan untuk negara-negara yang tergolong masih berkembang, banyak para warganya yang termasuk miskin. Akan tetapi, hanya sedikit adanya fasilitas gratis yang disediakan pemerintah untuk mereka. Salah satunya adalah sebuah kisah yang mengiris hati di Kaushambi, Uttar Pradesh, India ini.

Baca Juga : Merasa Frustasi, Karena Tak Bisa Berhenti Merokok, Seorang Ibu Lakukan Hal Ekstrem Ini !

Seorang pria terpaksa harus membawa jasad dari keponakannya menggunakan sebuah sepeda, setelah sebelumnya, dia mengantarkan kerumah sakit, akan tetapi pihak rumah sakit malah menolaknya. Sebuah alasan klasik lagi-lagi datang untuk smua itu. Pria malang ini, tak sanggup untuk membayar sejumlah uang untuk memberli bensin dari mobil ambulans yang ada dirumah sakit tersebut.

Baca Juga : Aneh, Pria Ini Sukses Terima Transplantasi P*nis dari Kuda !

Pria malang ini bernama Brij Mohan ini haruslah membawa pulang jasad dari keponakan yang dia sayangi, dengan cara memanggulnya. Jasad dari gadis itu dibungkus menggunakan kain. Dengan mengayuh sepedanya, pria ini berusaha sekuat tenaga sambil menyeimbangi jasad keponakanya yang ada dipundak pria ini. Ia haruslah mengayuh sejauh kurang lebih 10 Kilometer jauhnya dari rumah sakit menuju ke rumahnya.

Baca Juga : Tragis, Guru Ini Plester Mulut Siswa Hingga Tewas

Gadis malang itu menghembuskan nafas terakhir karena mengalami sakit perut, dan diare selama beberapa hari sebelumnya. Seperti yang dilansirkan oleh hindustantimes, yang kami kutip dari liputan6, kasus miris ini sudah sering kali terjadi disana. Namun pemerintah setempat tampaknya tidak memperlihatkan kepedulian akan hal itu.

Kejadian Ini Sering Terjadi

Sebulan yang lalu, seorang pria harus membawa jasad dari istrinya menggunakan tandu. Dan mereka haruslah berjalan kaki menuju rumahnya. Selain itu juga pernah seorang buruh yang harus terpaksa menggendong mayat dari anak laki-lakinya yang berusia 15 tahun di pundaknya sendiri. Alasan yang mereka kemukakan adalah sama, mereka tidak mampu dalam membayar uang guna untuk menyewa ambulans dari rumah sakit.

Sumber : Citizen6.liputan6.com